Mengenal dan Mencegah Kanker Kulit
Kanker kulit dapat didefinisikan sebagai pertumbuhan sel kulit yang diluar dari kewajaran. Pertumbuhan sel kanker biasanya terjadi pada epidermis, lapisan terluar kulit. Karena terjadi di lapisan kulit terluar, maka sangat mudah untuk mengenal kanker kulit bahkan pada stadium awal kanker. Penduduk di Negara tropis harus lebih berhati-hati kanrena paparan sinar UV matahari dapat memicu kanker kulit. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kanker kulit, berikut adalah beberapa penyebab utama kanker kulit dan cara mencegah kanker kulit.
Penyebab Umum Kanker Kulit
Ada beberapa penyebab kanker kulit dan penyebab nomor satu adalah paparan sinar ultra violet matahari. Paparan sinar UV dapat merusak kulit dan menyebabkan pertumbuhan abnormal di jaringan epidermis. Orang berkulit putih biasanya mempunyai resiko kanker kulit yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan orang dengan kulit putih mempunyai pigmen melanin yang lebih sedikit. Pigmen melanin dapat berfungsi untuk menangkal paparan sinar UV. Bukan hanya paparan UV, paparan berbagai macam karsinogen seperti tar nikotin, arsen ataupun minyak dapat memicu kanker kulit.
Paparan bahan kimia juga meningkatkan resiko kanker kulit. Orang yang bersentuhan secara langsung maupun tidak langsung dengan bahan kimia seperti pestisida akan mempunyai resiko yang lebih tinggi pada kanker kulit. Orang dengan riwayat keluarga yang menderita kanker kulit juga mempunyai kencenderungan yang lebih besar untuk menderita kanker kulit.
Mencegah Kanker Kulit dengan Serbuk Kopi
Berdasarkan penelitian Dr Allan Conney, peneliti dari Rugers University, New Jersey, Amerika, kopi dapat membantu mencegah kanker kulit. Mengoleskan kopi ke kulit atau meminum kopi terbukti menjadi salah satu cara pencegahan kanker kulit. Kafein dalam kopi mampu mencegah kanker kulit, khususnya kanker non-melanoma dengan kemampuannya membunuh sel kulit yang rusak dan dapat menjadi tumor. Penelitan dilakukan dengan menggunakan tikus sebagai percobaan. Tubuh tikus direkayasa sehingga mengalami kekurangan enzim ATR. Hasil penelitian membuktikan bahwa rekayasa tersebut mencegah tikus mengalami kanker kulit walaupun terpapar UV dari sinar matahari.
Sebelum penelitian ini, sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa kopi dapat menekan meminimalisir produksi enzin ATR yang dapat menyebabkan kematian sel yang rusak karena sinar UV. Para peneliti dari Rugers University, New Jersey, Amerika dapat membuktikan kemampuan kafein untuk mencegah kanker kulit dengan cara diminum atau dioleskan. Perlu penelitian lanjutan untuk mengetahui bagaimana teori tersebut dapat diaplikasikan pada manusia.
Dalam jurnal Processings of the National Academy of Science, Conney mengatakan bahwa mereka masih meneliti efek kafein yang berhubungan dengan kanker kulit jika diberikan pada manusia secara berkala. Ia menjelaskan bahwa kafein mampu bekerja sebagai tabir surya yang menyerap paparan sinar UV. Khasiat kafein dapat mencegah kanker kulit non-melanoma yang sangat umum dan dapat disembuhkan pada stadium awal. Selain kanker kulit, kopi juga sudah terbukti mempunyai manfaat untuk menekan berbagai jenis kanker seperti payudara, rahim, usus besar dan prostat.

NB : Segala informasi yang ada di artikel ini bukan dimaksudkan sebagai pengganti saran dari para ahli kesehatan, tetapi hanya sebagai pelengkap atau tambahan informasi saja.



